Friday, November 18, 2011

castella, atau sebut saja kasutera




ri melihat kue ini awalnya dari manga kitchen princess *5-stars reviewed manga, salah satu pemenang kodansha manga award. penasaran, ri mencoba mencari tahu lewat google. jadi, sebenarnya kasutera itu begini.

kasutera adalah first japanese west-influenced dessert. kasutera dibawa mulanya oleh misionaris spanyol pada abad ke-16 sebagai buah tangan. nama baratnya castella, diambil dari castille kingdom. versi lainnya, kasutera dibawa oleh misionaris portugis pada sekitar abad ke-16 lewat pelabuhan nagasaki, satusatunya pelabuhan di masa itu yang dibuka untuk perdagangan orang asing. dikatakan, kasutera adalah versi jepang dari pao de lo, sponge cake khas portugal. kue ini disukai karena dapat disimpan untuk waktu yang cukup lama, cocok untuk pelayar yang mengarungi samudera dalam periode waktu yang lama. selain spanyol dan portugis, belanda dan cina juga mengklaim negara mereka sebagai pembawa kasutera ke jepang.

dahulu kasutera merupakan makanan resmi kerajaan, namun tidak seperti dewasa ini, kasutera pada masa itu tidak manis dan keras. selanjutnya, resep kasutera dikembangkan menyesuaikan dengan lidah orang jepang hingga mencapai resep kasutera yang kita kenal dewasa ini.

bahanbahan penyusun kasutera sederhana saja, hanya tepung roti, telur, susu, gula dan madu. tidak seperti sponge cake kebanyakan, yang menambahkan minyak atau butter dalam adonannya agar lembut. adonan kasutera pada dasarnya mengembang karena busa telur (egg foam). versi awal, kasutera dibuat tanpa susu, sebab pada masa itu, jepang tidak memiliki pengetahuan untuk menggunakan dairy product dalam olahan kue. untuk memanggang, orang jepang menggunakan hikigama (引き釜) dengan bahan bakar arang pada masanya.


kasutera bertekstur halus dan spongy. rasanya yang manis sesuai dengan lidah orang jepang kebanyakan. tidak heran, kue ini menjadi sangat populer di jepang. seperti halnya masakan jepang, kasutera-pun memiliki seni dalam proses pembuatannya *sushi, sake, ah,,jepang memang penuh dengan seni dan filosofi :). tekstur dan remah rotinya sangat halus dan pore-less. sisi atas dan bawah kasutera datar tanpa gelombang (karena di tengahtengah proses pemanggangan adonan dibalik). rasanya lezat dengan keseimbangan rasa madu, susu, dan aji mirin (japanese sweet rice wine). tidak seperti kue kebanyakan, kasutera dibuat dengan bread flour guna memberi tekstur spongy. orang jepang memanggang kasutera dengan cetakan kayu, sebab kayu menyalurkan panas secara perlahan yang mana akan membantu adonan kue matang merata.

kasutera biasanya dipadankan dengan green tea, sebagai penyeimbang rasa kasutera yang manis dan dimakan pada waktu oyatsu *snack time, waktu makan ke-4 orang jepang, sekitar jam 3 sore.

orang jepang jarang membuat kasutera di rumah, sebab kasutera bisa didapat dengan mudah di festival, toko, pinggir jalan, sampai high-end supermarket dengan variasi rasa berbeda; green tea, brown sugar, dan madu. kasutera biasanya dijual dengan kemasan box yang panjang (kirakira 27 cm) *kalo diindonesia, lapis surabaya dijual dengan kemasan seperti kasutera yah.

eniwei, weekend ini ri berencana mencoba bikin kasutera :D lagi caricari resep yang kirakira paling sesuai. sempat membaca beberapa review, minimalnya komposisi bahan dan rupa tidak berarti bahwa kasutera mudah dibuat. di salah satu proses, diperlukan waktu 30 menit dengan mikser untuk mengocok bahan putih telur. secara ngga punya stand mixer, cuma hand mixer, harus siapsiap tangan nih he he... 

wish me luck!

*referensi kasutera diambil dari berbagai sumber :) image courtesy of 47club.jp, e-komaya.jp, kasutera1ban.com. makasi yaaa

riri

No comments: