Sunday, March 28, 2010

minggu: hari pencerahan agama

dihari minggu yang mendung ini sambil pup ri membaca 'bible' ri. MAJALAH. herworld. saya lagi butuh pencerahan :D

ri membaca beberapa artikel kecantikan dan relationship (boringboring) dan akhirnya sampailah pada artikel herworld money. riri menemukan pengetahuan baru disana.

intiintinya saja ya, jadi dikatakan bahwa bila kebutuhan per bulan kita ratarata sebesar 5 juta, untuk menyiapkan dana pensiun yang cukup di hari tua, kita hanya memerlukan 'usaha' menabung sebesar 300ribu perbulan sejak usia 25 tahun. Angka ini sudah termasuk inflasi sebesar 10%. Sangat mudah bukan?

Jadi engga perlu selalu mencari jalan aman menjadi PNS untuk menjamin masa depan kita. Toh Ri lihat banyak banget yang akhirnya terjebak dengan kenyamanan uang pensiun PNS ini. Mereka pikir uang pensiun cukup untuk mendanai kehidupan mereka di masa mendatang tanpa ada tabungan. Berapa sih gaji pokok PNS? paling cuma 2juta. Lupa kalau seiring bertambahnya usia kesehatan semakin berkurang. Jadi 2 juta saja tidak cukup.

Dan alangkah indahnya kalau di hari tua kita bisa jalanjalan keliling dunia dengan dana pensiun kita seperti kakek nenek Jepang yang sering ri lihat berkeliling dunia di masa tuanya dan melakukan hobinya dengan yang tercinta :-)

Untuk mewujudkan impian itu, bagaimana caranya berinvestasi?

ri melanjutkan membaca edisi yang lain. artikel ini berguna sekali untuk ri yang engga ngerti apapun tentang cara berinvestasi. beli buku bingung karena terlalu banyak pilihan. saya butuh yang praktis! :-)

judul artikelnya Kecerdasan Finansial.

pertamatama sebelum berinvestasi kita harus mengenali aset produktif dan aset non produktif.

contoh aset produktif adalah: komputer atau laptop yang digunakan untuk bekerja, misalnya menulis artikel untuk dikirim ke majalah; mobil yang selain dimanfaatkan untuk transportasi keluarga juga digunakan untuk bisnis sambilan; rumah tinggal yang digunakan sebagai tempat usaha atau disewakan sebagian.

sedangkan untuk contoh aset non produktif adalah: komputer atau laptop yang digunakan untuk main game (ri bgttt wak wak wak wak); mobil yang hanya digunakan untuk kebutuhan rekreasi; rumah tinggal yang hanya digunakan untuk keperluan keluarga saja.

jadi penentuan aset produktif dan tidak ini bukan berdasar pada bendanya semata tapi pada maksud dan tujuan penggunaannya. :-)

kemudian, dilanjutkan dengan pengenalan utang baik dan utang buruk.

utang baik digunakan untuk memperoleh aset produktif atau membiayai kegiatan produktif yang akan menambah penghasilan. misalnya mencicil laptop yang akan digunakan untuk menulis artikel di majalah.

sebaliknya, utang buruk adalah utang yang digunakan untuk memperoleh asetaset non produktif atau membiayai kegiatan non produktif yang bukannya menambah penghasilan tetapi malah menambah pengeluaran. Misalnya mengajukan Kredit Tanpa Agunan (KTA) untuk membiayai liburan. Bukannya mendapatkan tambahan income malah seusai liburan kita harus mencicil KTA sampai lunas :-(

jadi skema sederhananya seperti ini:
utang baik -> aset produktif -> menambah penghasilan
utang buruk -> asek nonproduktif -> menambah pengeluaran

Jadi bagaiman cara berinvestasinya?

yang harus dilakukan adalah mencocokkan tujuan keuangan dengan produk investasi yang digunakan.

tujuan jangka pendek dengan jangka waktu pencapaian kurang dari 1 tahun (misal: dana darurat, membeli tas jinjing impian ho.. ho.. ho..), alternatif produk investasi yang cocok adalah berupa tabungan, deposito dan reksa dana pasar uang.

tujuan jangka menengah dengan waktu pencapaian 1 - 5 tahun (misal: memiliki rumah sendiri, membeli mobil baru), alternatif produk investasi yang cocok adalah reksa dana pendapatan, tetap, ORI

tujuan jangka penjang dengan waktu pencapaian lebih dari 5 tahun (misal: menyekolahkan anak ke universitas, persiapan pensiun), alternatif produk investasi yang cocok adalah saham, reksa dana saham dan properti.

Dan jangan lupa juga untuk berinvestasi kesehatan. Ikut program asuransi investasi plus kesehatan juga!

Sungguh artikel yang mencerahkan. Mari belajar mengelola keuangan dengan bijak bersamasama :-)

Selamat berhari minggu ceria!

Riri

No comments: